Terbaru

7/recent/ticker-posts

Tia Fitriani Di titik ke2 resesnya Serap Aspirasi Warga Dapil 4 Serta Sosialisasikan Penyalahgunaan Narkoba

 


 Bandung, Sundapos.com - Dra Hj .Tia Fitriani anggota DPRD Provinsi jawa barat komisi 3 dari fraksi Nasdem II Dapil Jabar 2 Titik ke2 Mengadakan Reses II Tahun sidang 2024 – 2025, kegiatan tersebut berlangsung di Rest Area Kampoeng Nagreg Kabupaten Bandung Rabu 5 Maret 2025.

Kegiatan tersebut dihadiri para konstituen, simpatisan, Dulur Satia, kader,tokoh masyarakat serta undangan lainnya.


 

Pada kesempatan reses kali ini Dra.Hj .Tia Fitriani Di dampingi Akbp Purn Susiana Suganda SH MH  mengulas tentang Penyalahgunaan Narkoba, Penyalah guna adalah orang yang menggunakan Narkotika tanpa hak atau melawan hukum. Ketika seseorang melakukan penyalagunaan Narkotika secara terus-menerus, maka orang tersebut akan berada pada keadaan ketergantungan pada Narkotika, baik secara fisik maupun psikis.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Bentuk-bentuk penyalahgunaan narkotika meliputi pemakai, pengedar dan memberikan kepada orang lain untuk dikonsumsi serta penggunaan obat yang dilakukan secara terus menerus dan secara berlebihan yang dapat mengakibatkkan timbulnya rasa candu dan dapat merusak kesehatan.

 

Dikatakan Tia Fitriani kami menyuarakan untuk memberikan kesadaran kepada masyarakat betapa bahayanya narkoba kami juga bekerja sama Forum Pemberdayaan Perempuan Indonesia jawa barat hadir juga ibu Susiana Suganda sebagai praktisi dibidang tentang penanganan narkoba yang merupakan wakil ketua dibidang hukum dan ham di FPPI Jabar Ada juga ibu Ana OKK, ketua Dpc FPPI kab.Bandung.

Dimana kami berusaha untuk selalu hadir dan selalu mengedukasi masyarakat dengan bahayanya narkoba dan apa itu jenis narkoba dan apa akibatnya apabila menyalahgunakan narkoba tersebut agar masyarakat membuka pikiran agar bisa memerangi narkoba.

Kabupaten Bandung yang merupakan luar biasa kasus narkobanya sangat tinggi bahkan di tahun 2025 pada bulan Januari baru saja pengerebekan pabrik obat terlarang yang memproduksi ratusan ribu obat terlarang yang akan diedarkan di kabupaten Bandung maupun keluar kab bandung yang Alhamdulillah 9 juta orang terselamatkan dengan pengerebekan tersebut dan pada bulan Januari juga ada pengerebekan miras di daerah Soreang dan menyita ribuan botol minol dan itu membuktikan bahwa kabupaten Bandung gawat Narkoba dan minuman beralkohol.


 

Untuk itu kami bekerja sama dengan FPPI jabar untuk memberikan edukasi kepada masyarakat apa itu Narkoba dan bahayanya apa menyalahgunakannya.

Kami juga mengundang Forum Pemberdayaan Perempuan Indonesia (FPPI) sebagai narasumber pada kegiatan kali ini.

Tia Fitriani berharap dengan diadakannya sosialisasi tentang bahayanya Narkoba, agar masyarakat mengerti dan memahami bahayanya narkoba dan bisa mengawasi lingkungan sekitar agar terbebas dari penyalahgunaan narkoba di lingkungannya.(*0

Posting Komentar

0 Komentar