Terbaru

7/recent/ticker-posts

Tia Fitriani DPRD Jabar Dalam Resesnya Di Ciparay Dengan FPPI sosialisasikan Tentang Bahaya Penyalahgunaan Narkoba

 


Bandung, Sundapos.com - Dra. Hj. Tia Fitriani,Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi NasDem,  yang merupakan dari Daerah pemilihan Jabar II Kabupaten Bandung, melaksanakan Reses II Tahun Sidang 2024-2025 di Desa Ciheulang, Kecamatan Ciparay, Kabupaten Bandung.

Kegiatan yang berlangsung di Teras 39, Jalan Laswi Ciheulang-Ciparay, pada Senin (10/03/2025) sore ini dihadiri oleh Kapolsek Ciparay Iptu Ilmansyah, Babinsa dan Bhabinkamtibmas Desa Ciheulang, para relawan Dulur Satia, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta ratusan warga lainnya.

Dalam reses tersebut, Dra. Hj. Tia Fitriani bersama Akbp Purn  Susiana Suganda SH MH  dari FPPI Jabar menggelar sosialisasi terkait bahaya penyalahgunaan narkoba. Kapolsek Ciparay Iptu Ilmansyah juga memberikan pemaparan mengenai dampak negatif narkoba, serta pentingnya peran aktif masyarakat dalam mencegah peredarannya. Selain itu, acara ini juga menjadi wadah bagi warga untuk menyampaikan aspirasi mereka.


 

Di sela-sela kegiatan Resesnya  Dra. Hj. Tia Fitriani mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama memerangi penyalahgunaan narkoba yang semakin marak.

“Mari kita semua berperan aktif dalam mencegah penyalahgunaan narkoba yang semakin merajalela. Awasi lingkungan sekitar agar generasi muda kita tidak terjerumus dalam bahaya narkoba,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya ketahanan keluarga dalam mencegah peredaran narkoba.

“Jika ada yang melihat atau mengetahui adanya peredaran narkoba di lingkungan sekitar, jangan ragu untuk segera melaporkannya kepada pihak berwajib. Selain itu, peran keluarga sangat penting dalam memberikan edukasi mengenai bahaya narkoba dan melakukan pengawasan terhadap anak-anak dan remaja,” tambahnya.

Dra. Hj. Tia Fitriani juga menjelaskan bahwa penyalahgunaan narkoba dapat menyebabkan dampak serius bagi kesehatan, termasuk hipoksia (kekurangan oksigen pada otak), overdosis, stroke, cedera otak traumatis, hingga penyusutan volume otak.


 

Menurutnya, lingkungan yang terpapar narkoba atau memiliki akses mudah terhadap narkotika dapat meningkatkan risiko penyalahgunaan. Selain itu, tekanan dari teman sebaya juga menjadi faktor yang mendorong seseorang mencoba narkoba.

“Oleh karena itu, kita semua harus bersatu dalam upaya pencegahan dan memberikan edukasi kepada generasi muda agar mereka tidak tergoda untuk mencoba narkoba,” pungkasnya.

Posting Komentar

0 Komentar