oleh

Tia Fitriani Kawal Pemberian Paket Protein Hewani Kepada Masyarakat Desa Cilengkrang

 

Normal
0

false
false
false

EN-ID
X-NONE
X-NONE

/* Style Definitions */
table.MsoNormalTable
{mso-style-name:”Table Normal”;
mso-tstyle-rowband-size:0;
mso-tstyle-colband-size:0;
mso-style-noshow:yes;
mso-style-priority:99;
mso-style-parent:””;
mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;
mso-para-margin-top:0cm;
mso-para-margin-right:0cm;
mso-para-margin-bottom:8.0pt;
mso-para-margin-left:0cm;
line-height:107%;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:11.0pt;
font-family:”Calibri”,sans-serif;
mso-ascii-font-family:Calibri;
mso-ascii-theme-font:minor-latin;
mso-hansi-font-family:Calibri;
mso-hansi-theme-font:minor-latin;
mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;
mso-bidi-theme-font:minor-bidi;
mso-fareast-language:EN-US;}

Bandung, Sundapos.com– Anggota DPRD Provinsi Jawa
Barat Fraksi Nasdem Daerah Pemilihan kabupaten Bandung, Dra.Hj.Tia Fitriani
Hadir mengawal kegiatan Pemberian Paket Protein Hewani, yang diberikan Tim
stunting DKPP Jabar bersama Staf Ahli Gubernur Kadis DKPP Jabar, dan Kepala
Dinas Ketahanan Pangan di Desa Cilengkrang Kecamatan Cilenngkrang Kabupaten Bandung,
untuk penanganan dan pencegahan Stunting, Kamis 7/12/2023  

Sasaran dari kegiatan ini adalah ini 450 Balita di kabupaten
bandung Tia Fitriani menyampaikan bahwa stunting bisa dicegah dengan menerapkan
pola asuh, pola makan, dan pola kebersihan yang benar. 

 

“Pola makan yang benar dan bergizi untuk anak salah satunya
adalah dengan mengonsumsi protein hewani Oleh karena itu, dalam kegiatan ini
juga dilaksanakan pembagian paket protein hewani berupa susu, telur, daging
ayam”  ujar Tia Fitriani  

Diharapkan dengan adanya kegiatan ini bisa meningkatkan
angka konsumsi protein hewani bagi balita sebagai upaya penanganan stunting dan
juga meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya pencegahan stunting 

 

Upaya dalam menurunkan angka stunting atau kasus gangguan
pertumbuhan dan perkembangan pada anak tidak bisa hanya dilakukan oleh individu
saja Dibutuhkan berbagai aksi konvergen, integratif, holistik, kolaboratif,
sinergis, dan berkualitas, untuk menangani kasus yang dipicu oleh kekurangan
gizi kronis dan infeksi berulang ini

Maka dengan adanya upaya pencegahan ini pemerintah berharap
bisa menurunkan angka prevalensi stunting di Jawa Barat khusunya di kabupaten
bandung sesuai dengan standar WHO ( red )

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *