800×600
Normal
0
false
false
false
EN-ID
X-NONE
X-NONE
/* Style Definitions */
table.MsoNormalTable
{mso-style-name:”Table Normal”;
mso-tstyle-rowband-size:0;
mso-tstyle-colband-size:0;
mso-style-noshow:yes;
mso-style-priority:99;
mso-style-parent:””;
mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;
mso-para-margin:0cm;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:10.0pt;
font-family:”Calibri”,sans-serif;
mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;}
Bandung, Sundapos.com – Kabupaten Bandung terbentuk pada 20
April 1641, sesuai dengan sesuai Surat
Keputusan no. 10/kpts/SDPRD/1973, tentang penetapan Kabupaten Bandung, 20 April
1641. Pertama kali berdiri, Bandung dipimpin oleh Tumenggung Wiraangunangun
sebagai Bupati Bandung pertama.
Ibu kotanya di daerah Krapyak yang sekarang
bernama Desa Citeureup, Kecamatan Dayeuhkolot tidak jauh dari aliran sungai
Citarum. Wilayah pemerintahan Kabupaten Bandung pada awal pertama berdiri
meliputi daerah tatar ukur (Timbanganten, Gandasoli, Adiarsa, Cabangbungin,
Banjaran, Cipeujeuh, Majalaya, Cisondari, Rongga, Kopo dan Ujungberung).
Ditambah daerah Kuripan, Sagaraherang dan sebagian Tanahmedang.
Kabupaten Bandung lahir melalui
Piagam Sultan Agung Mataram pada 9 Muharam tahun alif yang bertepatan dengan
hari Sabtu, 20 april 1641 Masehi. Pada tahun 1641-1681 Masehi.
Berdasarkan
sejarah, Pemerintah Sultan Agung Mataram yang bertahta antara tahun 1613-1645
menyebutkan bahwa, baru pada tahun 1641, Sultan Agung Mataram menggunakan sebutan
dirinya dengan Sultan, sebagai gelar pemberian Raja Arab yang disampaikan
oleh utusannya yang
berlabuh di Banten pada tanggal 30 Januari 1641. Sebelum mendapat
pemberian gelar Sultan, sampai dengan tahun 1624 Raja Mataram mengunakan gelar
Pangeran, dan mulai tahun 1625 menggunakan gelar Sinuhun atau Sunan.
800×600
Normal
0
false
false
false
EN-ID
X-NONE
X-NONE
/* Style Definitions */
table.MsoNormalTable
{mso-style-name:”Table Normal”;
mso-tstyle-rowband-size:0;
mso-tstyle-colband-size:0;
mso-style-noshow:yes;
mso-style-priority:99;
mso-style-parent:””;
mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;
mso-para-margin:0cm;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:10.0pt;
font-family:”Calibri”,sans-serif;
mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;}
Dengan demikian, titimangsa Ping Sanga Bulan Muharam
Tahun Alif dalam piagam Sultan Agung Mataram tersebut lebih tepat dipersamakan
dengan tanggal 20 April 1641.
Berdasarkan
bukti-bukti sejarah yang ada, kemudian
ditetapkanlah Surat Keputusan dengan nomor : SK. 10 : 10/KPTS/DPRD/1973, yang
menyatakan bahwa Kabupaten Bandung lahir pada tanggal 20 April 1641. Maka pada
tahun 2024 ini, Kabupaten Bandung sudah menginjak usianya ke-383 tahun.
seluruh jajaran Pimpinan dan Anggota DPRD Kabupaten Bandung Mengucapkan Selamat Hari jadi Kabupaten Bandung Ke 383,
800×600
Dengan Semangat Bedas 2024, Kita
Tingkatkan Kualitas Sumber
Daya Manusia Untuk Pembangunan Ekonomi
Yang Berkelanjutan (red)








Komentar